Niat Sholat Rawatib (Qobliyah dan Ba’diyah) Arab, Latin dan Artinya

Niat Sholat Rawatib (Qobliyah dan Ba’diyah) Arab, Latin dan Artinya

Pembahasan kali ini adalah mengenai bacaan niat sholat rawatib (qobliyah dan ba’diyah) lengkap bahasa arab, latin dan artinya. Baik niat sholat sunnah qobliyah dan niat sholat sunnah ba’diyah berbeda diantaranya keduanya. Dan mungkin banyak dari kita yang belum hafal lafadz niatnya, maka dari itu kita haruslah mempelajarinya apabila ingin mengerjakan shalat sunnah sebelum dan sesudah sholat fardhu ini.

Sholat qobliyah sendiri adalah sholat yang dikerjakan sebelum sholat wajib/fardhu. Sedangkan sholat ba’diyah adalah shalat yang dikerjakan setelah shalat fardhu/wajib. Shalat qabliyah/badiyah ini disebut dengan nama shalat rawatib.

Niat Sholat Rawatib (Qobliyah dan Ba'diyah) Arab, Latin dan Artinya

Hukum mengerjakannya adalah sunnah, jadi jika dikerjakan mendapat pahala, jika ditinggalkan tidaklah mengapa. Namun akan sangat disayangkan jika kita meninggalkan sholat sunnah rawatib ini, hal ini dikarenakan manfaat dan keutamaannya sangatlah besar.

Shalat Rawatib terbagi menjadi dua, yang pertama adalah shalat sunah rawatib muakkad dan yang kedua adalah shalat sunnah rawatib ghairu muakkad. Jumlah rakaat shalat rawatib sendiri jika ditotal adalah 10 atau 12 rakaat. Namun yang paling umum adalah 10 rakaat dan termasuk dalam golongan sholat sunnah rawatib muakkad (sangat dianjurkan) yang terdiri dari dua rakaat sebelum Zhuhur, dua rakaat sesudah Zhuhur, dua rakaat sesudah Maghrib, dua rakaat sesudah Isya dan dua rakaat sebelum Shubuh. Dalam sebuah hadits dikatakan sebagai berikut ini :

عَنِ ابْنِ عُمَرَ – رضى الله عنهما – قَالَ: حَفِظْتُ مِنَ النَّبِىِّ – صلى الله عليه وسلم – عَشْرَ رَكَعَاتٍ, رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ فِى بَيْتِهِ ، وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ فِى بَيْتِهِ ، وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ صَلاَةِ الصُّبْحِ

Artinya : Dari Ibnu Umar radhiyallahu ‘anhuma, beliau berkata: “Telah aku hapal dari Rasulullah SAW 10 raka’at; 2 raka’at sebelum Zhuhur, 2 raka’at setelahnya, 2 raka’at setelah Maghrib di rumahnya, 2 raka’at setelah Isya’ di rumahnya dan 2 raka’at sebelum shalat shubuh”. (Hadits riwayat Bukhari).

Atau jika mengambil pendapat shalat sunnah rawatib 12 rakaat berdasarkan hadist berikut ini :

عَنْ عَائِشَةَ قَالَتْ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ ثَابَرَ عَلَى ثِنْتَيْ عَشْرَةَ رَكْعَةً مِنْ السُّنَّةِ بَنَى اللَّهُ لَهُ بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ أَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْفَجْرِ

Artinya : Dari Aisyah r.a., Rasulullah SAW bersabda, “Sesiapa yang sentiasa (berterusan) mengerjakan solat (sunat) 12 rakaat, Allah SWT akan membina rumah baginya di syurga, iaitu; 4 rakaat sebelum solat Zuhur dan 2 rakaat selepas Zuhur, serta 2 rakaat sesudah Maghrib, 2 rakaat selepas Isyak dan 2 rakaat lagi sebelum solat Subuh.” (Hadis riwayat Turmizi r.a.).

Mengenai tata cara pelaksanaan sholat rawatib, secara keseluruhan sama saja dengan shalat shalat lainnya. Yang jelas lafadz niat shalat sunnah rawatibnya berbeda dan inilah yang mesti anda ketahui. Baik niat shalat qobliyah subuh, dzuhur, ashar, maghrib dan isyak semuanya berbeda beda. Begitu juga dengan niat sholat ba’diyahnya.

Niat Shalat Sunnah Rawatib (Niat sholat sunnah Qobliyah dan Ba’diyah)

Dan bagaimana lafadz niat sholat rawatib yang benar? Berikut ini doa niat sholat rawatib (niat sholat qabliyah dan niat sholat ba’diyah setelah sholat fardhu) lengkap dalam tulisan arab, latin dan terjemahan bahasa Indonesianya.

Niat Sholat Sunnah Qobliyah Subuh

اُصَلِّى سُنَّةَ الصُّبْحِ رَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnatash-shubhi rok’ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillahi ta’aala

Artinya : “Saya niat shalat sunat sebelum subuh dua rakaat, dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala

Niat Sholat Sunnah Qobliyyah Dzuhur

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ قَبْلِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnatazh-zhuhri rok’ataini qobliyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’ala

Artinya : “Saya niat shalat sunnah sebelum dzuhur dua rakaat, dengan menghadap kiblat karena Allah ta’ala

Niat Sholat Sunnah Ba’diyah Zhuhur

اُصَلِّى سُنَّةً الظُّهْرِرَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnataz-zhuhri rok’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aalaa

Artinya : “Saya niat shalat sunah setelah dzuhur dua rakaat, dengan menghadap qiblat, karena Allah ta’ala

Niat Sholat Sunnah Ba’diyah Maghrib

اُصَلِّى سُنَّةً الْمَغْرِبِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli sunnatal maghribi rok’ataini ba’diyyatan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’ala

Artinya : “Saya niat shalat sunnah setelah maghrib dua rakaat, dengan menghadap kiblat, karena Allah ta’ala”

Niat Sholat Sunnah Ba’diyah Isyak

اُصَلِّى سُنَّةً الْعِشَاءِ رَكْعَتَيْنِ بَعْدِيَّةً مُسْتَقْبِلَ الْقِبْلَةِ ِللهِ تَعَالَى

Usholli Sunnatal ‘isya’i rok’ataini ba’diyyayan mustaqbilal qiblati lillaahi ta’aala

Artinya : “Saya niat shalat sunnah setelah ‘isya dua rakaat, dengan menghadap kiblat, karena Allah ta’ala”

Dalil kesunnahan dan keutamaan Sholat sunnah rawatib

Banyak sekali dalil hadits hadist Nabi Muhammad SAW yang menjelaskan mengenai kesunnahan mengerjakan sholat 2 rakaat sebelum dan sesudah sholat wajib (qabliyah-ba’diyah). Dalam hadist hadits tersebut juga diterangkan mengenai manfaat dan keutamaan bagi mereka yang mengerjakan shalat sunnah rawatib. Berikut ini beberapa hadits yang menjelaskan seputar sholat rawatib :

رَكْعَتَا الْفَجْرِ خَيْرٌ مِنَ الذُّنْيَا وَمَا فِيْهَا ،لَهُمَا : اَحَبُّ اِلَيَّ مِنَ الذُّنْيَا جَمِيْعًا

Artinya: “Dari Aisyah Ra. dari Nabi Saw beliau bersabda: Dua rakaat sebelum shubuh lebih baik dari dunia dan seisinya. (H.R Muslim) dalam riwayat lain dinyatakan sebagai berikut: saya lebih menyukai dari pada dunia dan seisinya.

صَلَيْتُ مَعَ رَسُوْلُ اللهُ ص م رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْجُمُعَةِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْمَغْرِبِ وَرَكْعَتَيْنِ بَعْدَ الْعِشَاءِ

Artinya: “Dari Ibnu Umar Ra. ia berkata: Saya sholat bersama Rasulullah Saw dua rakaat sebelum zhuhur, dua rakaat sesudahnya, dua rakaat sesudah jum’at, dua rakaat sesudah maghrib dan dua rakaat sesudah Isya.” (H.R Bukhari dan Muslim)

صَلَيْتُ مَعَ رَسُوْلُ الله ص م رَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الظُّهْرِ وَكْعَتَيْنِ بَعْدَهَا

Artinya : “Dari Ibnu Umar ra. Ia berkata: Saya telah mengerjakan sholat bersama rasulullah saw dua rakaat sebelum zhuhur dan dua rakaat sesudahnya.” (H.R Bukhari dan Muslim)

مَنْ حَا فَظَ عَلَى اَرْبَعِ رَكَعَاتٍ قَبْلَ الظُّهْرِ وَاَرْبَعٍ بَعْدَهَا حَرَّمَهُ الله عَلَى النَّارِ

Artinya: “Dari Ummu Habibah Ra, ia berkata : Rasulullah saw bersabda: siapa yang memelihara (rajin) mengerjakan shalat empat rakaat sebelum zhuhur dan empat rakaat sesudahnya maka Allah akan mengharamkannya dari api neraka.” (H.R Abu Daud Dan Turmudzi)

كَانَ لَايَدَعُ اَرْبَعًا قَبْلَ الظُّهْرِ وَرَكْعَتَيْنِ قَبْلَ الْغَدَاةِ

Artinya: “Dari Aisyah Ra. sesungguhnya Nabi Saw tidak pernah meninggalkan empat rakaat sebelum zhuhur dan dua rakaat sebelum shubuh.” (H.R Bukhari)

Itulah bacaan niat sholat rawatib (qobliyah dan ba’diyah) yang benar lengkap bahasa arab, latin dan artinya. Semoga doa niat sholat sunnah qobliyah dan niat sholat sunnah ba’diyah diatas bisa dihafalkan dan bermanfaat bagi kita semua. Wallahu a’lam.

Tinggalkan komentar