Mukjizat Nabi Nuh AS

Mukjizat Nabi Nuh AS

Nabi Nuh As adalah salah satu Nabi dan Rasul utusan ALLAH SWT. Beliau memiliki beberapa keistimewaan dan kelebihan yang diberikan oleh ALLAH SWT dalam berdakwah di tengah umatnya. Hal inilah disebut dengan mukjizat. Beberapa mukjizat Nabi Nuh yaitu ketika terjadi peristiwa yang fenomenal yaitu sebuah banjir besar.

Nabi Nuh merupakan salah satu nabi dan rasul yang utama. Nabi Nuh Alaihissalam bahkan masuk dalam gologan ulul azmi. Jelas ini membuktikan bahwa Nabi Nuh As adalah soerang Nabi yang memiliki budi luhur tinggi dan sifat mulia lainnya melekat padanya.

mukjizat Nabi Nuh
Ilustrasi Kapal Nabi Nuh AS

Dan jika kita kembali pada topik yaitu mengenai kehebatan mukjizat Nabi Nuh saat menyelamatkan kaumnya dari banjir. Maka kita akan menjumpai sebuah kisah yang sangat menarik dan penuh dengan pelajaran, dimana saat itu Nabi Nuh membangun sebuah kapal raksasa yang sangat besar dan membawa kaumnya yang beriman dan bertakwa menaikinya agar selamat dari banjir. Mengenai dalil lengkapnya ada dalam Al-Quran salah satunya pada surat Hud ayat ke 37 yang artinya sebagai berikut ini :

Dan buatlah kapal itu dengan pengawasan dan petunjuk wahyu Kami, dan janganlah engkau bicarakan dengan Aku tentang orang-orang yang zalim. Sesungguhnya mereka itu akan ditenggelamkan.” (Q.S. Hud ayat 37)

Hal ini dikarenakan kaum Nabi Nuh saat itu sudah terlampau sesat dan tidak menghiraukan seruah dan dakwah Nabi Nuh As. Hanya sedikit saja yang beriman dan mengakui kenabian Nabi Nuh. Ditengah kondisi seperti itu, disaat segala daya dan upaya Nabi Nuh malah dibalas dengan caci maki dan tidak dihiraukan. Maka tibalah saat dimana adzab yang pedih datang kepada mereka, Nabi Nuh diperintahkan untuk membangun sebuah bahtera atau kapal dan mengangkut umatnya yang beriman agar selamat dari banjir bandang.

Nabi Nuh dan pengikutnya pun bekerja siang malam membangun kapal tersebut. Umat Nabi Nuh yang tidak beriman setiap hari mengejeknya dan mempertanyakan alasan kenapa ia membuat sebuah kapal. Namun Nabi Nuh tetap sabar dan tidak menghiraukan.

Disaat banjir akan tiba, Nabi Nuh dan pengikutnya menaiki kapal tersebut. Tidak lupa pula sepasang binatang diangkut kedalam kapal. Banjir pun akhirnya datang menerjang dengan sangat luar biasa, gunung gunung dan bukit bukit pun dilahat, tidak ada tempat untuk menghindar dan bersembunyi. Semua kaum Nabi Nuh yang ingkar dan kafir dilahap banjir tersebut. Bahkan anak kandung Nabi Nuh sendiri yang tetap ingkar akan ajakah ayahnya tidak luput dari adzab ALLAH SWT.

Ia tetap menyombongkan diri hingga akhir hayatnya dengan menantang dan yakin akan lolos dari banjir tersebut. Namun siapa yang bisa lepas dari ketentuan ALLAH SWT. Disini kita bisa melihat bahaya kekafiran, bahkan anak seorang Nabi dan Rasul pun tidak lepas dari adzab jika ia tidak beriman kepada Allah swt.

Demikianlah mukjizat Nabi Nuh As. Semoga kisah ini bisa menjadi pelajaran bagi kita terutama meyakini pentingnya nilai dari sebuah iman. Wallahu a’lam.

Tinggalkan komentar