Biaya Nikah di KUA Terbaru Lengkap Beserta Rincian Penjelasannya

Biaya Nikah di KUA Terbaru Lengkap Beserta Rincian Penjelasannya

Di artikel ini akan diulas tentang berapa jumlah total biaya nikah di KUA yang harus dibayarkan ketika akan melangsungkan akad pernikahan. Para pasangan muda yang ingin menikah terkadang banyak yang bertanya tanya, berapa sebenarnya biaya menikah di KUA itu? Takutnya mahal dan menguras kantong. Belum lagi tata cara pengurusan surat nikah, dokumen pernikahan dan syarat lainnya yang membuat bingung.

Padahal biaya nikah KUA sangatlah murah alias gratis jika dilakukan di kantor KUA, dan tentunya ada biaya jika pernikahan dilakukan di luar kantor KUA. Semuanya telah diatur oleh pemerintah. Jadi menikah ini murah dan mudah, baik secara agama maupun secara pencatatan negara di KUA (Kantor Urusan Agama).

Biaya Nikah di KUA Terbaru Lengkap Beserta Rincian Penjelasannya

Dalam syarat agama islam, menikah sangat mudah dan tidak dibuat susah. Siapapun bisa menikah karena syarat dan rukunnya mudah dan tidak butuh biaya. Dan untuk mencatatkan dalam negara pun juga mudah, jika kesulitan ekonomi melanda, maka bisa menikah secara gratis. Biaya menikah di KUA adaah gatis alias 0 rupiah.

Terkait dengan biaya pernikahan, maka ini tergantung dengan konsep pernikahan. Kalau mau acara resepsi pernikahan yang meriah tentu harus merogoh kocek dalam-dalam, namun anda juga bisa memilih menyederhanakan resepsi. Esensi, yang paling penting dalam pernikahankan sebenarnya ada di akad nikahnya.

KUA sebagai lembaga pencatat perkawinan memiliki fungsi penting untuk mewujudkan kemaslahatan umum, khususnya kepastian dan jaminan perlindungan hukum bagi keluarga Muslim terhadap akibat yang ditimbulkan oleh perkawinan. Selain melayani proses administrasi perkawinan, kerja KUA juga berhubungan langsung dan bahkan hidup bersama dengan tradisi dan norma masyarakat.

Lalu bagaimana cara dan berapa biaya pernikahan di KUA. Serta apa isi peraturan pemerintah yang menjelaskan tentang jumlah total biaya nikah di KUA. Berikut ini rincian penjelasannya lengkap beserta tata cara pembayaran dan mengurus surat dan dokumen nikah.

Biaya Nikah di KUA

Saat ini telah ada Peraturan Pemerintah baru yaitu PP No 48 Tahun 2014 yang mengganti PP Nomor 47 tahun 2004 tentang Tarif Atas Jenis Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP). Dalam peraturan yang baru ini diatur ketentuan sebagai berikut :

  • Bila proses nikah dilakukan di kantor KUA pada jam kerja kantor maka biayanya yaitu Rp0 alias gratis.
  • Namun bila proses nikah dilakukan di luar kantor KUA atau di KUA tapi di luar jam kerja maka dikenakan biaya administratif sebesar Rp600.000,-.

Setidaknya PP itu berlaku di seluruh Indonesia, jadi dimana pun anda akan melangsungkan biaya pernikahan maka biaya yang seharusnya dibayarkan adalah sebagaimana peraturan diatas.

Penjelasan Mengenai Biaya Nikah di KUA

PP 48/2014 mengatur bahwa biaya pernikahan hanya terbagi menjadi dua, yaitu pertama gratis atau nol rupiah jika proses nikah dilakukan pada jam kerja di KUA; dan kedua dikenakan biaya enam ratus ribu rupiah jika nikah dilakukan di luar KUA dan atau di luar hari dan jam kerja.

Kalau menikah di luar KUA, bayarnya bukan ke penghulu. Tapi kita membayar lewat bank persepsi yang ada di wilayah tempat pernikahan. Soal lokasi bank ini bisa ditanyakan ke petugas KUA setempat.

Mengurus Surat Nikah

Salah satu persiapan penting dalam proses pernikahan adalah mengurus surat nikah. Jika calon pengantin ingin mengurus sendiri, ini caranya.

Di tengah persiapan mengurus catering, busana, sampai dekorasi, jangan sampai lupa mengurus surat nikah. Surat nikah merupakan tanda bukti resmi kalau pernikahan Anda dan pasangan telah sah dan dicatat oleh negara.

Memang banyak calon pengantin yang enggan mengurus sendiri surat nikah karena kesibukan atau malas membayangkan prosesnya yang rumit. Biasanya mereka menyerahkan hal tersebut kepada keluarga atau orang kepercayaan.

Sedangkan dalam proses pengurusan Surat Nikah ke KUA, Anda harus melengkapi kelengkapan dokumen dan syarat sebagai berikut ini:

Calon Suami :

  • Pengantar RT-RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapatkan Isian Blangko N1, N2, N3 dan N4.
  • Datang ke KUA setempat untuk mendapatkan Surat Pengantar/Rekomendasi Nikah (Jika calon Istri beralamat lain daerah/Kecamatan).
  • Jika calon Istri sedaerah/Kecamatan, berkas calon Suami diserahkan ke pihak calon Istri.

Lampiran :

  • Fotokopi KTP,
  • Akta Kelahiran dan C1 (Kartu KK),
  • Pas foto 3×4 = 2 lembar, jika calon istri luar daerah,
  • Pas foto 2×3 = 5 lembar, jika calon istri sedaerah/Kecamatan.

Calon Istri :

  • Pengantar RT-RW dibawa ke Kelurahan setempat untuk mendapatkan Isian Blangko N1, N2, N3 dan N4,
  • Datang ke KUA setempat untuk mendaftarkan Nikah dan pemeriksaan administrasi (bersama Wali dan calon suami),
  • Calon Suami dan Calon Istri sebelum pelaksanaan nikah akan mendapatkan Penasihatan Perkawinan dari BP4.

Lampiran :

  • Fotokopi KTP,
  • Akta Kelahiran dan C1 (Kartu KK) caten,
  • Fotokopi Kartu Imunisasi TT,
  • Pas foto latar biru ukuran 2×3 masing-masing caten 5 lembar,
  • Akta Cerai dari PA bagi janda/ duda cerai,
  • Dispensasi Pengadilan Agama bila usia kurang dari 16 tahun dan 19 tahun,
  • Izin atasan bagi anggota TNI/ POLRI,
  • Surat keterangan Kematian Ayah bila sudah meninggal,
  • Surat keterangan Wali jika Wali tidak sealamat dari Kelurahan setempat,
  • Dispensasi Camat bila kurang dari 10 hari,
  • N5 (surat izin orang tua) bila usia caten kurang dari 21 tahun,
  • N6 (Surat Kematian suami/istri) bagi janda/duda meninggal dunia.

Demikianlah informasi mengenai total biaya nikah di KUA terbaru lengkap beserta penjelasan dan tata cara pembayarannya. Semoga dengan melihat penjelasan diatas, membuat pasangan yang akan menikah jadi paham bagaimana step stepnya serta mengetahui jumlah total biaya nikah yang harus dibayarkan.

Tinggalkan komentar